300x250 AD TOP

Powered by Blogger.

Category

Followers

Search This Blog

Category

Category

Top Game

We Are That Good Gamblers, Juragan Kiu (That's Us)

Sunday, March 14, 2021

Tagged under:

6 Sindrom Ini Terinspirasi dari Karakter Sastra, lho!

 

Ilustrasi, sumber foto: YouTube


Berbicara tentang istilah medis, sepertinya tidak sulit untuk menemukan daftar lengkap kondisi, penyakit, dan sindrom yang dinamai menurut nama dokter atau ilmuwan yang melakukan penelitian untuk menemukannya.


Namun tahukah kamu bahwa sastra memiliki pengaruh yang besar dalam dunia medis? Nyatanya, beberapa kondisi medis diilhami oleh karya sastra klasik. Di bawah ini, terdapat enam sindrom langka yang diilhami oleh sastra. Berikut penjelasannya.


1. Sindrom Alice in Wonderland

Sumber foto: europapress.es


Pernahkah kamu membaca atau menonton Alice in Wonderland? Jika demikian, maka kamu tahu bahwa dunia yang dimasuki Alice dipenuhi dengan banyak makanan aneh yang dapat mengubah ukurannya. Sesuai dengan namanya, sindrom Alice in Wonderland membuat kita melihat hal-hal di sekitar kita dengan ukuran berbeda pada waktu yang bersamaan.


Juga dikenal sebagai sindrom Todd atau dysmetropsia, sindrom Alice in Wonderland adalah kondisi neurologis yang, dalam banyak kasus, terkait dengan migrain. Namun, seperti dilansir Frontiers Media, sindrom ini juga bisa berasal dari tumor otak, virus, atau bahkan epilepsi.


Sindrom ini sering terjadi pada anak-anak dan dalam beberapa kasus berlanjut hingga dewasa. Bahkan, beberapa berspekulasi bahwa Lewis Carroll, yang diketahui menderita migrain akut, juga mengidap sindrom ini dan menginspirasinya untuk menulis Alice in Wonderland.


2. Sindrom Mad Hatter

Sumber foto: theknightman.wordpress.com


Sindrom Mad Hatter adalah kondisi medis lain yang berasal dari buku Carroll. Sering ditemukan pada abad ke-19, kelainan saraf ini mempengaruhi seluruh sistem saraf pusat akibat keracunan merkuri. Tak heran jika penderita sindrom ini akan “kehilangan akal sehatnya” seperti karakter Mad hatter.


Menurut Medical News Today, beberapa gejala yang sering muncul pada penderita sindroma Mad Hatter adalah halusinasi, kecemasan, dan hilang ingatan.


3. Sindrom Lady Windermere

Sumber foto: thestage.co.uk


Sindrom ini mendapatkan namanya dari drama Oscar Wilde, Lady Windermere's Fan. Drama ini menceritakan tentang seorang wanita bangsawan yang percaya bahwa suaminya berselingkuh tanpa bukti yang jelas.


Sindrom Lady Windermere adalah penyakit paru-paru yang menyerang hewan dan manusia dengan sistem kekebalan yang lemah. Oleh karena itu, penyakit ini sering menyerang penderita HIV. Meski namanya terinspirasi oleh Lady Windermere, hubungan antara sindrom ini dan tokoh fiksi tersebut masih menjadi misteri.


4. Sindrom Rip Van Winkle

Sumber foto: greatnortherncatskills.com


Lebih dikenal sebagai sindrom Kleine-Levin, gangguan tidur yang sangat langka ini menyerang remaja laki-laki. Gangguan ini menyebabkan seseorang tertidur dalam waktu lama, hyperphagia (nafsu makan berlebihan), dan dalam beberapa kasus terjadi peningkatan libido yang intens.


Nama itu sendiri berasal dari cerita pendek Washington Irving dengan judul yang sama, Rip Van Winkle. Buku itu bercerita tentang seorang pria Belanda-Amerika yang bertemu dengan sekelompok pria, yang menawarinya minuman keras misterius. Setelah meminumnya, Rip Van Winkle tertidur dan baru bangun 20 tahun kemudian.


5. Sindrom Pickwickian

Sumber foto: simple-med.blogspot.com


Sebagai seorang penulis, Charles Dickens menerima begitu banyak pujian atas uraiannya yang teliti sehingga beberapa kondisi medis digambarkan dengan sempurna dalam karyanya. Sindrom Pickwickian merupakan kondisi yang terinspirasi dari karakter novel pertama Dickens, The Pickwick Papers.


Secara resmi dikenal sebagai Obesity Hypoventilation Syndrome (OHS), kondisi ini terjadi ketika seseorang tidak mendapatkan cukup oksigen, yang meningkatkan kadar karbondioksida dalam tubuhnya.


Umumnya diderita oleh orang yang kelebihan berat badan, sindrom ini bisa menyebabkan rasa kantuk, sakit kepala hebat, sesak nafas, lesu, dan depresi. Jika tidak ditangani, sindrom ini dapat menyebabkan gagal jantung, disfungsi seksual, hipertensi, dan bahkan kematian.


6. Sindrom Münchhausen

Sumber foto: praxistipps.focus.de


Sindrom Münchhausen adalah suatu kondisi di mana seseorang berbohong jika memiliki kondisi atau gejala medis tertentu. Berbeda dengan hipokondria yang benar-benar percaya bahwa mereka sakit, penderita Munchausen tahu bahwa mereka berbohong tetapi tidak dapat mengontrol perilaku kompulsif mereka.


Tidak seperti entri lain dalam daftar ini, sindrom Münchhausen mendapatkan namanya dari tokoh sejarah, Carl Friedrich von Münchhausen, seorang perwira Jerman yang prestasinya terlalu dibesar-besarkan. Ia sendiri muncul dalam buku berjudul The Adventures of Baron Münchhausen karangan Rudolf Erich Raspe.


Nyatanya, masih banyak kondisi medis yang diilhami oleh tokoh-tokoh sastra. Tapi untuk saat ini, kita hanya membahas enam di antaranya. Bagaimana, apakah kamu mengenal salah satunya?

Situs Poker Online | Agen Poker Online | Bandar Judi Poker Online | Juragan Kiu

0 comments:

Post a Comment