Pada panel instrumen di belakang setir terdapat beberapa lampu indikator yang sengaja dipasang oleh pabrikan untuk memberikan informasi kepada pengemudi.
Biasanya lampu disesuaikan dengan kondisi, hijau artinya aman, kuning artinya waspada dan merah artinya ada masalah yang harus segera diselesaikan.
Salah satu indikator yang menyala saat mesin akan dinyalakan adalah suhu mesin. Logo yang digunakan adalah alat pengukur suhu atau termometer.
Dilansir dari laman Seva.id, Selasa 9 Maret 2021, lampu ini akan menyala sebentar saat mobil baru saja dinyalakan, sebagai tanda bohlam berfungsi.
Ada juga mobil yang penanda suhunya hanya mengandalkan jarum merah di bagian atas. Pada beberapa mobil baru, titik normalnya adalah saat jarum berada di posisi tengah.
Saat mengemudi, lampu mungkin tiba-tiba menyala. Ini berarti ada masalah dengan mesin, di mana alat pacu jantung terlalu panas.
Jika hal seperti ini terjadi, yang biasa dilakukan owner adalah mengecek radiator, memastikan tidak ada kebocoran atau penyumbatan.
Namun, tidak selalu mesin terlalu panas disebabkan oleh sistem pendingin. Dalam beberapa kasus, ada yang disebabkan oleh pemilihan pelumas yang salah.
Selain melumasi komponen mesin yang bergerak cepat, oli juga berfungsi sebagai penahan temperatur. Jika oli yang digunakan bermasalah, bisa terjadi gesekan berlebih dan berdampak pada naiknya suhu.
Jika oli tidak bermasalah dan jumlahnya masih sesuai dengan takaran, coba cek tali kipas atau yang biasa disebut dengan fan belt.
Komponen ini digunakan untuk memutar kipas pendingin, dan juga pompa air radiator. Jika terjadi masalah, aliran air tidak lancar dan berimbas pada kenaikan suhu mesin.
Situs Poker Online | Agen Poker Online | Bandar Judi Poker Online | Juragan Kiu

0 comments:
Post a Comment