Danau Roopkund telah membingungkan para ilmuwan selama hampir 80 tahun. Pasalnya, danau ini bisa mengembang dan menyusut sesuai musim. Ketika menyusut, terungkap sisa-sisa kerangka 800 orang yang tampaknya terkubur di daerah tersebut.
Bagaimana mayat itu berada di danau tidak diketahui. Lusinan kelompok peneliti telah mencoba menelitinya, mencari alasan di balik sisa-sisa kerangka tersebut. Satu teori mengatakan bahwa itu adalah peradaban lokal yang musnah oleh bencana.
Teori lain adalah bahwa tentara tewas dalam pertempuran di pantai dangkal Danau Roopkund. Yang lain menyimpulkan bahwa itu adalah kuburan di desa setempat yang dilanda wabah.
Studi terbaru menemukan bahwa teori tersebut belum tentu benar. Para peneliti dari 16 institusi berbeda menganalisis beberapa sisa kerangka dan menemukan keragaman genetik di dalam tubuh.
Mereka menemukan bahwa semua individu berasal dari latar belakang yang berbeda. Misalnya, beberapa individu ditemukan mirip dengan orang yang tinggal di Asia Tenggara, sementara yang lain lebih mirip dengan Eropa modern.
Dikutip dari situs Express, Rabu 3 Maret 2021, peneliti tidak menemukan senjata, mengesampingkan kemungkinan mereka tewas dalam pertempuran. Baik pria maupun wanita ada di sana dan beberapa orang meninggal dalam selang waktu lebih dari 1.000 tahun.
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications, 23 individu memiliki keturunan yang termasuk dalam kisaran variasi orang Asia Selatan saat ini. 14 lainnya memiliki keturunan Mediterania timur yang khas.
"Kami juga mengidentifikasi satu individu dengan garis keturunan terkait Asia Tenggara. Penanggalan radiokarbon menunjukkan bahwa sisa-sisa kerangka tidak disimpan secara bersamaan," para peneliti menjelaskan.
Sebaliknya, semua individu dengan keturunan terkait Asia Selatan berasal dari tahun 800 M, sedangkan individu lainnya berasal dari tahun 1800 M. Eadaoin Harney, penulis utama studi tersebut, mengatakan ada kemungkinan yang benar bahwa teori yang melibatkan peristiwa bencana menyebabkan kematian massal.
"Masih belum jelas apa yang terjadi di Danau Roopkund, tetapi sekarang kami dapat memastikan bahwa kematian orang-orang ini tidak dapat dijelaskan dengan satu kejadian pun. Kami masih mencari jawaban," ujarnya.
Situs Poker Online | Agen Poker Online | Bandar Judi Poker Online | Juragan Kiu

0 comments:
Post a Comment