Sumber : The New Yorker
Juragan Kiu - NBA musim 2020-2021 semakin mendekati akhir. Karena pandemi virus Covid-19, NBA musim ini mengalami pengurangan jumlah pertandingan. Jika biasanya satu tim bermain hingga 82 kali, musim ini setiap tim hanya akan bermain sebanyak 72 kali. Mayoritas tim NBA saat ini sudah memainkan pertandingan ke-55 mereka.
Seiring semakin mendekatnya akhir musim, perbincangan NBA pun akan semakin mengerucut kepada beberapa hal. Persaingan di babak playoff tentu saja menjadi yang terpanas dibarengi dengan prediksi siapa yang akan menjadi juara liga musim ini. Akan tetapi, perbincangan mengenai gelar individu juga tak bisa lepas begitu saja. Apalagi, musim ini, banyak pemain bintang yang mengalami cedera hingga membuat persaingan untuk siapa pemain terbaik di NBA musim ini menjadi sulit untuk ditebak.
Baru-baru ini, NBA merilis daftar lima besar pemain yang akan bersaing untuk gelar individu ini. Dari lima nama tersebut, bisa dibilang dua nama yang disebut pertama adalah dua nama paling konsisten sepanjang musim 2021 ini. Mereka adalah Nikola Jokic dan Joel Embiid. Keduanya tampil dominan untuk masing-masing tim dan bermain konsisten sampai saat ini.
Nikola Jokic dan Joel Embiid memiliki gaya bermain yang sangat berbeda. Jokic merupakan seorang fasilitator utama Denver Nuggets. Akan tetapi, seiring cedera yang melanda Jamal Murray, bukan tidak mungkin Jokic juga jadi opsi mencetak angka utama tim sekarang. Embiid tak terlalu banyak aktif melayani teman-temannya. Dengan kekuatan dan ketangkasan yang sangat mumpuni, Embiid menjadi tumpuan utama Sixers untuk menyerang sepanjang musim ini.
Di luar dua nama tersebut, tiga nama yang masuk daftar kandidat adalah Luka Doncic, Giannis Antetokounmpo, dan Damian Lillard. Secara garis besar, ketiganya memiliki persamaan sebagai tumpuan utama tim dalam melakukan serangan. Giannis lebih unggul dari keduanya karena ia juga merupakan tumpuan Milwaukee Bucks dalam segi bertahan. Giannis juga berstatus "petahana" gelar MVP dua musim terakhir ditambah dirinya merupakan Defensive Player of the Year musim lalu.
Luka Doncic sepertinya tak perlu dipertanyakan lagi. Sebenarnya akan sangat menarik jika Luka Doncic bisa keluar sebagai peraih MVP musim ini. Karena, jika ia benar-benar meraih gelar ini, kemungkinan besar ia akan menggeser posisi Derrick Rose sebagai MVP termuda sepanjang sejarah NBA. Rose mendapatkan gelar tersebut ketika berusia 22 tahun 211 hari. Saat ini, usia Luka Doncic baru berusia 22 tahun 50 hari per 17 April 2021.
Nama terakhir adalah Damian Lillard. Alasan kuat mengapa Lillard masuk dalam daftar kandidat MVP adalah berkat keberhasilannya memimpin Portland Trail Blazers duduk di enam besar klasemen sementara Wilayah Barat di tengah gempuran badai cedera yang menerpa timnya. Jusuf Nurkic absen secara konsisten, C.J. McCollum juga sempat menepi cukup lama karena mengalami cedera.
Damian Lillard membuat Blazers main bagus dengan bantuan pemain seperti Carmelo Anthony yang sudah cukup veteran, Robert Covington dan Derrick Jones Jr. yang tidak cukup konsisten dan Gary Trent Jr. yang masih sangat muda. Lillard sangat layak masuk nominasi MVP meski masih tertinggal untuk menjadi pemenangnya.
Situs Poker Online | Agen Poker Online | Bandar Judi Poker Online | Juragan Kiu

0 comments:
Post a Comment