Sumber : Istimewa
JURAGAN KIU - Franchise film Fast & Furious selalu menampilkan mobil-mobil keren dengan rangkaian aksi spektakuler. Dalam seri terbaru Fast 9 yang dirilis beberapa waktu lalu, salah satu adegan mendapatkan kritik karena dianggap tak masuk akal dan melanggar ilmu fisika.
Film Fast & Furious 9 yang sudah tayang di Indonesia sejak Rabu 16 Juni 2021 ternyata menimbulkan sejumlah pertanyaan, yang cukup ramai di dunia maya. Bukan soal jalan ceritanya, tapi sebuah adegan tentang cara kerja mobil magnet yang dinilai tidak masuk akal.
Dikutip dari laman Screen Art, dalam sebuah cuplikan singkat film Fast & Furious 9 menampilkan mobil yang dikendarai oleh Dominic Toretto yang diperankan oleh Vin Diesel memiliki sebuah alat khusus di bagian tengah. Bentuknya knop putar yang tersusun dengan sejumlah angka.
Ketika aksi kejar-kejaran, Dominic kemudian memutar alat tersebut ke kanan dan tiba-tiba saja menimbulkan kekuatan magnet. Alhasil dua mobil yang berada di sisi kanan dan kiri menempel ke mobil Dominic.
Hal tersebut yang menjadi perbincangan hangat oleh salah satu ahli, mengingat betapa besar kekuatan magnet yang bisa membuat sebuah mobil saling menempel dinilai tidak masuk akal.
"Saya percaya akan hal itu, tapi saya pikir kekuatan yang kita lihat di sini sepenuhnya tidak mungkin terjadi," kata Aaron White, astrophysicist atau ahli fisika astronomi dari California Academy of Science.
Menurutnya, magnet dalam kehidupan sehari-hari memiliki kekuatan dalam jarak dekat saja, akan tetapi akan melemah seiring jarak yang bertambah jauh. Sementara yang ditampilkan pada adegan Fast & Furious 9 tidak seperti itu, di mana kekuatan magnet sangat kuat dan membuat mobil dalam jarak beberapa meter bisa tertarik dan menempel.
Aaron juga mengatakan jika kekuatan magnet yang dapat dibuat menggunakan teknologi canggih tidak akan berpengaruh besar dalam jarak 1-2 meter saja.
"Ini memang di luar kemungkinan, tetapi ini tidak sepenuhnya dapat terjadi," ungkap Aaron.
Salah satu adegan lain memperlihatkan ketika Dominic kemudian memutar alat tersebut ke arah kiri, seketika saja kedua mobil yang tadinya menempel langsung terhempas menjauh hingga menabrak beberapa mobil yang terparkir. Menurut pandangan Aaron, adegan tersebut semakin tidak masuk akal.
"Masalahnya itu adalah orientasi arah sejajar, itu akan membuatnya selalu tarik menarik. Jadi tidak ada cara untuk membuatnya menolak besi atau baja, dalam hal ini dua SUV itu dengan magnet," jelasnya dalam sebuah unggahan video.
Sejatinya bukan adegan mobil magnet saja yang membuat Aaron merasa heran. Salah satu adegan lainnya yaitu mobil Pontiac Fiero yang dipasangi sebuah roket untuk terbang juga menuai kritik darinya karena di luar pemahaman umum.
Meski sang sutradara Fast & Furious 9, Justin Lin, mengaku telah melakukan konsultasi dengan sejumlah ilmuwan mengenai adegan tersebut, namun Aaron tak yakin soal hal itu.


0 comments:
Post a Comment