(Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep) www.youtube.com/Kaesang
Juragan Kiu - Putra bungsu Presiden Joko Widodo "Jokowi", Kaesang Pangarep mengaku saat ini belum berminat untuk mengikuti jejak kakaknya terjun ke dunia politik. Ia mengaku masih menikmati menjadi pengusaha karena pemasukannya lebih besar.
Bahkan, Kaesang meledek gaji sang kakak, Gibran Rakabuming Raka sebagai Wali Kota Solo yang diklaim nominalnya jauh dari pendapatannya kini.
"Saya kan tahu nih Mas Gibran, gaji wali kota (Solo) berapa. (Saat dibandingkan) sama saya hmm.. kasihan. Udah gajinya segitu kena COVID-19 lagi," papar Kaesang ketika berbicara dalam program siniar Deddy Corbuzier dan tayang di YouTube pada Selasa (21/9/2021).
"Belum lagi dia harus bertanggung jawab terhadap ratusan ribu warga. Kan ribet. Mending saya, masih bisa santai, zoom call, menikmati hidup," ujarnya, bernada gurau.
Selain itu, Gibran juga dilarang untuk mengurus bisnisnya setelah resmi dilantik sebagai Wali Kota Solo. Sejak Februari 2021, Gibran harus fokus mengurus warga Solo. Rekam jejak Gibran di dunia politik serupa dengan karier ayahnya dulu.
Walaupun begitu, Kaesang mengakui tertarik isu politik. Akan tetapi, ia masih berpikir ribuan kali jika harus terjun ke politik dunia praktis. Apakah ini sinyal bahwa Kaesang bakal berubah pikiran pada masa mendatang?
Kaesang dibilang nyeleneh sebut bisa saja maju jadi kepala daerah pada 2024
Dalam keluarga Kaesang, selain Jokowi, terdapat dua orang lainnya yang terjun ke politik dunia praktis yaitu Gibran dan kakak iparnya, Bobby Nasution. Keduanya terpilih menjadi Wali Kota. Gibran sebagai Wali Kota Solo, sementara untuk Bobby mengemban jabatan Wali Kota Medan.
Kaesang pun kembali berkelakar, mungkin saja ia berpeluang jadi kepala daerah di DKI Jakarta. Apalagi usianya sudah mencukupi saat digelar Pilkada 2024.
"Masak (saya harus maju jadi kepala daerah) di Jakarta. Bisa sih kan di 2024 katanya (ada pilkada). Kebetulan umur saya pas 30 tahun," kata pria yang gemar berolahraga teesebut.
Walaupun begitu, Kaesang mengaku tak yakin seandainya maju sebagai calon kepala daerah akan ada yang mencoblosnya di kertas suara.
"Orang-orang kayak saya mah gak pantes di politik. Pantesnya untuk punya bisnis aja," ujarnya.
Kaesang mengklaim pendapatannya sebagai pengusaha lebih besar dari gaji presiden
Dalam program yang sama, Kaesang juga mengklaim bahwa pemasukan yang ia terima sebagai seorang pengusaha lebih besar ketimbang gaji ayahnya sebagai presiden. Bahkan, dia mengaku saat ini sanggup membeli pabrik furniture milik sang ayah.
"Gajinya Bapak juga kecil. Saya tunjukin kok rekening saya ke Bapak. Wong, Bapak gak ada duit. Beneran, saya ngomong begitu. Saya beli pabrik (furnitur) milik Bapak bisa dengan cash," ujarnya.
Kaesang menyebutkan hal itu lantaran sebagai pengusaha, keuntungan yang diperoleh berpotensi terus meningkat. Sementara, untuk gaji sang ayah sebagai presiden belum tentu tiap tahun bertambah.
"Bapak kan sekarang sudah gak boleh lagi berbisnis. Makanya, usaha furnitur dilungsurin ke Mas Gibran. Lalu, dari Mas Gibran dikasih ke saya sekarang. Jadi, saya yang mengelola," katanya.
Ia memastikan bahwa ayahnya tidak ada lagi cawe-cawe terkait dengan kepemilikan bisnis yang dibangun sebelum duduk sebagai presiden.
"Kan peraturannya memang gak membolehkan (presiden untuk berbisnis)," tutur Kaesang.
Kaesang berhenti jadi YouTuber karena pendapatannya sedikit
Kaesang juga mengakui tak lagi berminat untuk menjadi seorang YouTuber. Ia merasakan pendapatan yang ia peroleh di platform digital tersebut tak sebesar yang disebut-sebut orang.
"Saya gak menghina YouTuber. Waktu itu, saya gak merasakan (keuntungan finansialnya), duit (yang saya dapat dari YouTube) sedikit," ujar Kaesang, blak-blakan.
Alih-alih menekuni profesi menjadi YouTuber, Kaesang lebih memanfaatkan views yang besar di YouTube sebagai batu loncatan agar publik membeli produk dari beragam bisnisnya.
"Ya, memang heboh waktu bikin YouTube. Tapi, ya udah habis itu fokus ke bisnis," katanya.
Semua usaha yang telah dijalankan Kaesang berada di bawah naungan PT Harapan Bangsa Kita atau Hebat. Berikut adalah jenis usaha yang dimiliki oleh putra bungsu Jokowi itu:
Sang Pisang (bisnis kuliner yang menyajikan panganan berbahan dasar pisang seperti nugget pisang, pisang roll, ice banana, dan minuman dengan topping pisang)
Mangkokku (bisnis kuliner yang dibangun bersama Gibran dengan menggandeng chef Arnold Poernomo, dan juga pengusaha kuliner Randy Kartadinata)
Yang Ayam (bisnis kuliner yang menyajikan menu nasi ayam dengan kisaran harga yang ramah kantong)
Ternakopi (bisnis kuliner di bidang kopi. Kedai pertamanya dibangun di Cipayung, Jakarta Timur)
Let's Toast (bisnis kuliner yang menghadirkan menu pilihan berupa egg sandwich, french toast, dan beberapa pilihan minuman segar)
Siap Mas (jenama ini dikelola bersama Gibran yang menghadirkan sejumlah produk makanan dan minuman seperti Ngedrink dan Kemripik yang dijual di jejaring minimarket)
Engima Camp (wadah pelatihan programmer yang fokus pada bisnis yang menyediakan IT Bootcamp dan IT Talent management untuk menyiapkan programmer siap kerja).
Menurut Kaesang dengan beragam bisnis yang ia miliki saat ini, dapat bermanfaat bagi orang banyak karena ikut membuka lapangan pekerjaan.
0 comments:
Post a Comment