300x250 AD TOP

Powered by Blogger.

Category

Followers

Search This Blog

Category

Category

Top Game

We Are That Good Gamblers, Juragan Kiu (That's Us)

Sunday, March 21, 2021

Tagged under:

Polri Sebut Puluhan Teroris di Jatim Sempat Latihan di Bromo

 

Densus 88 Antiteror menggiring tersangka teroris saat tiba di Appron Terminal Cargo, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Babten, Kamis, 4 Februari 2021. (Foto: BeritaSatu Photo/Ruht Semiono)


Sebanyak 22 tersangka dugaan kasus terorisme asal Jawa Timur yang diduga menyerang aparat kepolisian, diduga telah dilatih di Bromo. Mereka ditangkap dari 26 Februari 2021 hingga 2 Maret 2021.


Mereka dibawa ke Jakarta dan tiba di Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta hari Kamis (18/3/2021) sekitar pukul 12.15 WIB dengan menaiki Lion Air Charter JT3585.


Puluhan terduga teroris dijaga ketat oleh polisi bersenjata lengkap. Mereka memiliki inisial FA, FU, NA, SS, AY, TS, YA, RZ, BR, YP, EP, YT, AI, AS, RA, ZA, ME, IE, HS, AR, BS, dan HAB.


Mereka diperkirakan pernah berlatih di Bromo


Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, terduga teroris diduga pernah berlatih di Bromo, Jawa Timur.


“Kelompok ini telah melakukan pelatihan di Bromo, Jawa Timur. Mereka merencanakan aksi terorisme yang akan menebarkan ketakutan di masyarakat,” kata Rusdi, Tangerang, Banten, Kamis (18/3/2021).


Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu aktif melaporkan tindakan atau kelompok masyarakat yang mencurigakan. Ini karena teroris masih hidup di antara masyarakat.


“Untuk itu, Polri mengimbau peran serta masyarakat bisa mempersempit ruang gerak kelompok ini dan bisa menjadi peringatan dini sosial, sehingga setiap aktivitas terorisme dari awal dapat terdeteksi,” kata Rusdi.


Tersangka adalah anggota kelompok Jemaah Islamiyah


Tersangka terorisme yang telah tertangkap tersebut adalah pelaku lama yang berencana melakukan aksi teror di masyarakat.


“Kelompok ini dari Jemaah Islamiyah dan rekan Densus biasanya menyebut sebagai kelompok Fahid, karena tersangka Fahid merupakan pimpinan atau otak dari aksi teror ini,” kata Rusdi.


Mereka ditangkap dari berbagai daerah di Jawa Timur


Rusdi mengungkapkan puluhan tersangka terorisme ditangkap oleh Densus 88 Anti Teror di berbagai wilayah di Jawa Timur.


"Dilakukan penindakan di Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Kediri, Malang, dan Bojonegoro," ujarnya.


Dalam penangkapan ini, Densus 88 juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan pelaku untuk melakukan aksi teror.


“Satu pucuk senpi jenis FN dan 50 butir peluru beraneka macam, lalu ada juga sajam (senjata tajam) berupa katana, pedang, panah, dan busur, yang tentunya setiap saat bisa digunakan kelompok ini melakukan aksinya, dan berbagai macam buku yang mayoritas berisi tentang jihad,” kata Rusdi.

Situs Poker Online | Agen Poker Online | Bandar Judi Poker Online | Juragan Kiu

0 comments:

Post a Comment