Presiden Joko Widodo "Jokowi", sumber foto: Kanal YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo "Jokowi" meninjau ulang pelaksanaan program vaksinasi massal COVID-19 di Sulawesi Selatan, Kamis (18/3/2021). Dua wilayah yang dikunjungi adalah Kota Makassar dan Kabupaten Tana Toraja.
Dalam kesempatan kunjungan ini, Jokowi mengatakan bahwa setelah semua guru divaksinasi, uji coba pembelajaran tatap muka akan dilakukan secara terbatas di sekolah.
Di Makassar, vaksinasi massal dikemas dalam kegiatan bertajuk Festival Smart Vaksinasi yang digelar di Hotel Dalton. Di sana, peserta yang mendapat vaksin sudah berdatangan sejak pagi. Mereka terdiri dari pendidik atau guru.
Jokowi tiba di Hotel Dalton sekitar pukul 14.00 WITA. Sebelumnya, dia meninjau vaksinasi massal di Kabupaten Tana Toraja terlebih dahulu pada pukul 11.55 WITA.
Setibanya di Hotel Dalton, Jokowi langsung disambut oleh Walikota Makassar Moh Ramdhan "Danny" Pomanto. Jokowi juga terlihat menyapa petugas kesehatan yang mengenakan APD atau pakaian adat, serta peserta vaksinasi.
“Sore hari ini saya berkunjung ke Makassar untuk melihat vaksinasi yang dilakukan di Makassar oleh Pak Wali Kota dan oleh provinsi, gubernur,” kata Jokowi dalam sambutannya.
Jokowi berencana melakukan uji coba sekolah tatap muka setelah memvaksinasi guru
Jokowi menyebut ada sekitar 500 guru yang mengikuti vaksinasi massal COVID-19 di Hotel Dalton. Sementara itu, ada sekitar 8.000 guru di Kota Makassar yang ingin divaksinasi.
“Apabila semua sudah selesai, kita harapkan nanti ada uji coba tatap muka terbatas,” katanya.
Kemudian, lanjut Jokowi, pemerintah juga akan mulai menerapkan sekolah tatap muka mulai Juli 2021. Namun, dengan catatan sekolah tatap muka harus dibatasi.
“Dari situ akan kita evaluasi, apakah akan bisa dilakukan tatap muka penuh mungkin pada bulan-bulan setelah itu,” kata Presiden.
Jokowi meminta daerah lain untuk mempercepat vaksinasi
Jokowi juga menegaskan, proses vaksinasi massal tidak hanya dilakukan di Provinsi Sulawesi Selatan, tetapi juga di provinsi lain. Ia memerintahkan daerah lain untuk mempercepat vaksinasi.
Sebaiknya vaksinasi terutama ditujukan pada lansia dan masyarakat yang bekerja di sektor pelayanan publik, agar proses vaksinasi semakin cepat dan masif.
“Sehingga kita harapkan semakin mengurangi laju penularan COVID-19 yang ada di negara kita,” kata Jokowi.
Jokowi berharap vaksinasi lansia dan pekerja publik segera selesai
Di Kabupaten Tana Toraja, Presiden Jokowi mengkaji pelaksanaan vaksinasi massal di Puskesmas Ge'tengan, Kecamatan Mengkendek. Di lokasi tersebut, vaksinasi diikuti oleh pejabat publik dan pekerja serta kelompok lanjut usia.
"Saya berkunjung dalam rangka melihat proses vaksinasi yang ada di sini. Jadi hari ini dalam proses dikerjakan untuk 11.000 masyarakat yang sebelumnya juga sudah berjalan untuk 6.000 orang, sehingga totalnya ada 17.000," ungkap Presiden.
Pemberian vaksinasi massal dilakukan secara gratis dan serentak di 20 puskesmas di Kabupaten Tana Toraja. Pemerintah setempat telah memperoleh 11.000 vial vaksin COVID-19 dari Provinsi Sulawesi Selatan yang diharapkan selesai dalam beberapa hari ke depan.
“Tadi saya lihat prosesnya berjalan dengan lancar, vaksinnya siap tersedia, petugasnya juga siap. Kita harapkan terus berproses sampai selesai di kabupaten ini,” kata Jokowi.
Situs Poker Online | Agen Poker Online | Bandar Judi Poker Online | Juragan Kiu

0 comments:
Post a Comment