Sumber foto : soompi
JURAGAN KIU - Pendiri sekaligus mantan CEO dari agensi YG Entertainment, yaitu Yang Hyun-suk dikabarkan telah didakwa atas tindak percobaan untuk menutupi kasus penggunaan narkoba yang turut melibatkan mantan anggota boyband iKON, yaitu B.I.
Jaksa Penuntut Umum menyatakan pada Senin (7/6) bahwa Yang Hyun-suk telah berusaha untuk menutupi kasus tersebut dengan uang.
Menurut hasil dari penyelidikan, Yang Hyun-suk diketahui berusaha untuk mengubah pernyataan dari saksi yang melaporkan B.I atas pembelian narkoba pada tahun 2016 lalu kepada Komisi Anti-Korupsi dan Hak Sipil.
Ketika itu, rapper yang juga sekaligus leader dari boyband iKON ini dilaporkan berusaha untuk membeli narkoba dari seseorang berinisial A melalui sebuah percakapan di KakaoTalk.
Dalam investigasi awal, A mengungkapkan telah mengantar narkoba untuk B.I, namun pada saat dirinya ditanya lagi, dia pjn mengubah kesaksiannya. Menurutnya, meskipun dia dan B.I mendiskusikan kemungkinan untuk membeli narkoba, dia tidak pernah mendapatkannya untuk B.I.
Atas tindakan tersebut, Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul pun mengumumkan bahwa Yang Hyun-suk sudah melanggar Undang-Undang Republik Korea mengenai Hukum Tambahan mengenai Kejahatan Spesifik. Yang Hyun-suk juga bakal menjalani persidangan atas perbuatannya tersebut.
Kasus pembelian narkoba yang turut melibatkan B.I, yang merupakan mantan anggota iKON telah berjalan sejak Juni 2020 laku. Kasus ini berawal pada tahun lalu, ketika B.I disebut telah menyalahgunakan narkoba.
Dispatch juga sempat melaporkan bahwa B.I telah melakukan transaksi pembelian obat-obatan terlarang berjenis ganja dan LSD pada tahun 2016.
Dalam kasus ini, B.I telah mengakui perbuatannya dalam sebuah surat kepada para penggemar bahwa ia ingin mencoba narkoba lantaran dirinya tengah mengalami masa sulit dalam hidup.
B.I juga turut menjalani tes pemeriksaan narkoba di Kepolisian Gyeonggi Nambu. Dari pemeriksaan tersebut, pihak kepolisian menyatakan bahwa B.I negatif narkoba.
"Itu benar bahwa hasil tes narkotika B.I negatif," kata Kepolisian Gyeonggi Nambu seperti yang dilansir dari Sports World via Koreaboo.
Hasil tersebut menandakan bahwa investigasi mengenai tudingan penyalahgunaan narkotika oleh pencipta lagu Love Scenario tersebut sekarang telah berakhir.
Sementara itu, rapper yang lahir pada 22 Oktober 1996 silam tersebut saat ini juga sudah tidak berada di bawah naungan agensi YG Entertainment. Ia pun membuat label musiknya sendiri dengan nama 10K Company. Ia juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif dalam labelnya tersebut.
Di bawah label tersebut, B.I pun telah merilis beberapa lagu baru, diantaranya seperti Midnight Blue, Waterfall dan Stay yang berkolaborasi bersama dengan Tablo.


0 comments:
Post a Comment